Durian Runtuh: Mengapa Mendapat Rezeki Nomplok Belum Tentu Membuat Anda Lebih Bahagia

Apa yang kira-kira anda rasakan seandainya anda memenangkan undian senilai 1 milyar rupiah? Senang bukan kepalang? Pastinya sebagian besar dari kita akan merasa begitu.

Bahkan, mungkin dengan dipicu oleh pertanyaan barusan saja, bayangan mengenai 10 milyar itu sudah berputar-putar di kepala kita. Kita mulai berandai-andai, akan dipakai untuk apa saja uang sebanyak itu. Mungkin sebuah rumah yang bagus, mobil,  atau ditabung untuk pergi berhaji.

Tak ada yang salah dengan angan-angan itu. Tapi mungkin agak kurang tepat jika anda mengira bahwa mendapat rezeki nomplok sebesar itu bisa membuat kehidupan anda untuk seterusnya jauh lebih bahagia dan menyenangkan.

Mengapa?

Penelitian

Sebuah penelitian klasik yang dilakukan oleh Brickman, Coates, dan Janoff-Bullman [pdf] ingin melihat mengenai bagaimana orang-orang yang memenangkan lotere di Amerika Serikat menilai kebahagiaan mereka, jika dibandingkan dengan orang-orang biasa yang tidak memenangkan lotere. Total, ada 22 partisipan pemenang lotere dan 22 partisipan biasa.

Masing-masing dari mereka kemudian ditanyai beberapa pertanyaan terbuka yang terkait dengan bagaimana mereka menilai tingkat kebahagiaan mereka. Tak hanya pada saat itu, melainkan juga seberapa bahagia kira-kira mereka di masa lalu (sebelum menang lotere bagi kelompok pemenang, 6 bulan yang lalu bagi kelompok biasa), dan perkiraan beberapa tahun yang akan datang.

Para partisipan ini kemudian ditanyai mengenai seberapa menyenangkan sebuah aktivitas sehari-hari yang mereka lakukan, seperti ngobrol dengan teman, menonton televisi, sarapan, mendengar lelucon lucu, mendapat pujian, membaca majalah, atau membeli pakaian. Khusus untuk para pemenang lotere, mereka juga ditanya sejauh apa kemenangan mereka mengubah gaya hidup mereka.

Hasil

Sekitar 64 persen dari pemenang lotere menyebutkan bagaimana hidup mereka berubah secara lebih positif setelah memenangkan sejumlah uang; Perubahan positif itu bisa meliputi keamanan finansial, meningkatnya waktu luang, kemungkinan pensiun dini, dan status sebagai ‘selebriti’.

Namun menariknya, tingkat kebahagiaan mereka ternyata tidak berbeda secara signifikan dibanding mereka yang tidak memenangkan lotere, baik saat ini, di masa lalu, maupun perkiraan mereka sendiri mengenai kebahagiaan mereka di masa mendatang.

Menariknya lagi, para pemenang lotere ini juga menilai relatif rendah mengenai seberapa menyenangkannya sejumlah aktivitas sehari-hari yang mereka lakukan, jika dibandingkan dengan penilaian mereka yang bukan pemenang. Artinya, untuk satu jenis aktivitas yang sama (misalnya ngobrol dengan teman),  para pemenang lotere mendapat lebih sedikit rasa senang dari aktivitas itu dibanding yang bukan pemenang.

Analisis

Menurut Brickman dan kawan-kawan, ada beberapa hal yang bisa menjelaskan hasil penelitian itu. Meskipun menang lotere membawa beberapa perubahan yang positif dalam hidup para pemenang, perasaan senang yang intens pada saat memenangkan lotere lama kelamaan menjadi hal yang biasa dan perubahan hidup yang positif juga menjadi standar hidup baru yang dianggap normal.

Selain itu, pengalaman memenangkan sejumlah uang yang relatif besar akan ‘membuka’ pikiran kita mengenai perasaan menyenangkan yang sangat intens. Pengalaman ini tanpa kita sadari akan menjadi salah satu standar yang mempengaruhi kita dalam menilai seberapa menyenangkan aktivitas lain yang kita lakukan.

Karena pengaruh perbandingan yang kontras itu, aktivitas sehari-hari yang seharusnya dulu sangat menyenangkan (seperti menonton televisi) ketika sebelum memenangkan lotere, kini menjadi lebih terasa tidak begitu menyenangkan lagi karena kita telah tahu dan mengalami perasaan yang jauh lebih menyenangkan dari itu.

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s