Pengaruh Stres dan Tekanan Ketika Membuat Keputusan

Kehidupan kita setiap hari selalu dipenuhi dengan keputusan-keputusan yang harus diambil. Mulai dari yang sederhana seperti makan di mana siang ini hingga menentukan apakah kontrak kerja sama senilai milyaran rupiah itu akan diambil atau tidak.

Seringkali kita tidak bisa berleha-leha dalam mengambil keputusan; pasti selalu ada batas waktunya. Selain itu, tak jarang juga kita mendapat tekanan dari atasan, keluarga, atau pasangan, karena keputusan yang diambil mungkin cukup penting dan berdampak besar.

Bagaimana sesungguhnya pengaruh tekanan dari waktu dan orang lain itu terhadap kemampuan kita dalam mengambil keputusan?

Sebuah penelitian dari University of Southern California, seperti yang dilaporkan oleh ScienceDaily, menunjukkan bahwa stres bisa mengubah bagaimana kita mempertimbangkan alternatif-alternatif keputusan.

Menurut Mara Mathers, peneliti dalam studi ini, stres biasanya diasosiasikan sebagai sebuah pengalaman negatif, sehingga ia mulanya mengira bahwa orang-orang juga akan lebih pesimis dalam mempertimbangkan keputusan mereka ketika berada di dalam situasi penuh tekanan.

Namun ternyata tidak. Ketika sedang dalam kondisi stres, orang-orang pada umumnya justru lebih memperhatikan informasi, pertimbangan, atau alternatif yang lebih positif, sementara hal-hal yang bersifat lebih negatif cenderung lebih diabaikan atau tidak diperhatikan.

Lebih memperhatikan hal-hal yang positif belum tentu merupakan hal yang baik. Ketika kita mempertimbangkan akan makan di mana siang ini, misalnya, kita mungkin akan lebih mempertimbangkan tempat makan mana yang lebih enak dan alpa mengingat apakah tempat makan itu harganya mahal, antriannya panjang, atau pelayanannya kurang baik.

Mathers juga menambahkan bahwa efek inipun turut menjelaskan bagaimana stres berperan dalam proses kecanduan pada alkohol atau narkoba. Dalam situasi penuh tekanan, dorongannya lebih kuat untuk mencari zat-zat yang menimbulkan perasaan positif, dan orang-orang juga menjadi lebih kurang mempertimbangkan efek negatif dari zat-zat tersebut.

Kalau anda sendiri, ingatkah anda akan suatu saat di mana proses memutuskan anda dipengaruhi oleh stres atau tekanan dari lingkungan sekitar?

Iklan

One thought on “Pengaruh Stres dan Tekanan Ketika Membuat Keputusan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s